Oleh: Cholis | 16 September 2009

Apakah Makna Idul Fihtri Adalah Kembali Suci?

Saudara-saudaraku yang semoga dirahmati Allah,
Sering kita dengar kalimat kembali suci untuk memaknai Idul Fithri. Akan tetapi makna tersebut tidak dapat dibenarkan, baik ditinjau dari jurusan lughoh/bahasa ataupun Syara’/Agama. Makna yang benar dari Idul Fihtri adalah “kembali berbuka”, yaitu hari dimana kaum muslimin kembali makan disiang hari setelah satu bulan berpuasa.

Makna Idul Fitri Menurut Bahasa

Dalam kamus bahasa arab,
عِيْدٌ artinya hari raya
فَطَر artinya membelah, membuka

Jadi Idul Fithri artinya “Hari Raya Berbuka Puasa”
Adapun “Fitrah” tulisannya sebagai berikut [Fa-Tha-Ra-] + [Ta marbuthoh] bukan [Fa-Tha-Ra]“. Untuk itu kita perlu mencermati penulisan Fithri dalam kalimat Idul Fithri adalah menggunakan huruf [Fa-Tha-Ra].

Makna Idul Fithri Menurut Syara’

Makna Idul Fithri menurut Syara’ ialah “Hari Raya Kita Kembali Berbuka Puasa”. Makna ini berdasarkan hadist, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu (ia berkata) : Bahwasanya Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam telah bersabda. “Shaum/puasa itu ialah pada hari kamu berpuasa, dan (Idul) Fithri itu ialah pada hari kamu berbuka. Dan (Idul) Adlha (yakni hari raya menyembelih hewan-hewan kurban) itu ialah pada hari kamu menyembelih hewan”.
[Hadits Shahih. Dikeluarkan oleh Imam-imam : Tirmidzi No. 693, Abu Dawud No. 2324, Ibnu Majah No. 1660, Ad-Daruquthni 2/163-164 dan Baihaqy 4/252 dengan beberapa jalan dari Abi Hurarirah sebagaimana telah saya terangkan semua sanadnya di kitab saya "Riyadlul Jannah" No. 721. Dan lafadz ini dari riwayat Imam Tirmidzi]

Dan dalam salah satu lafadz Imam Daruquthni : ” Puasa kamu ialah pada hari kamu (semuanya) berpuasa, dan (Idul) Fithri kamu ialah pada hari kamu (semuanya) berbuka”.

Dan dalam lafadz Imam Ibnu Majah : ” (Idul) Fithri itu ialah pada hari kamu berbuka, dan (Idul) Adlha pada hari kamu menyembelih hewan”.

Dan dalam lafadz Imam Abu Dawud: ” Dan (Idul) Fithri kamu itu ialah pada hari kamu (semuanya) berbuka, sedangkan (Idul) Adlha ialah pada hari kamu (semuanya) menyembelih hewan”.

Hadits di atas dengan beberapa lafadznya tegas-tegas menyatakan bahwa Idul Fithri ialah hari raya kita kembali berbuka puasa (tidak berpuasa lagi setelah selama sebulan berpuasa). Oleh karena itu disunatkan makan terlebih dahulu pada pagi harinya, sebelum kita pergi ke tanah lapang untuk mendirikan shalat I’ed. Supaya umat mengetahui bahwa Ramadhan telah selesai dan hari ini adalah hari kita berbuka bersama-sama. Itulah arti Idul Fithri artinya ! Demikian pemahaman dan keterangan ahli-ahli ilmu dan tidak ada khilaf diantara mereka.

Semoga Allah senantiasa menunjuki kita kepada kebenaran.
Allahu a’lam.

[Sumber : kitab Al-Masaa-il (Masalah-Masalah Agama)- Jilid ke satu, Penulis Al-Ustadz Abdul Hakim bin Amir Abdat, Terbitan Darul Qolam - Jakarta, Cetakan ke III Th 1423/2002M]


Tanggapan

  1. Saya kira idul fitri itu dimana kita saling bermaaf-maafan sesama dan jangan ada kata saling bermusuhan.Ternyata aku baru tahu apa maknanya idul fitri itu.


Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.